A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Creating default object from empty value

Filename: pages/plugin.php

Line Number: 277

Dinas Kesehatan Kabupaten Blora
UPTD Gudang Farmasi

UPTD Gudang Farmasi

Persiapan Gudang Farmasi Kabupaten (GFK) Blora sebagai Unit Pelaksana Teknis dalam Dinas Kesehatan Kabupaten Blora dietapkan berdasarkan Perda No. 6 tahun 2001 tentang Tugas Pokok dan Fungsi Dinas daerah dari Organisasi Dinas Kesehatan Kabupaten Blora yang merupakan pelaksana pengelolaan, perencanaan, penyimpanan, dan distribusi obat dan perbekalan kesehatan lainnya untuk mendukung pelayanan kesehatan dasar dan program pada unit pelayanan kesehatan di lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Blora.
Dalam upaya mewujudkan Gudang Farmasi Dinas Kesehatan Kabupaten Blora yang menerapkan konsep pelayanan prima maka dipandang perlu adanya suatu kebijakan dalam peningkatan perannya dalam pelayanan di bidang pembangunan kesehatan dengan melihat Kepmenkes RI No. 189/Menkes/SK/III/2006 tentang Kebijakan Obat Nasional (KONAS). Di waktu kedepan GFK memerlukan revitalisasi dan penyesuaian nama menjadi Instansi Farmasi Kabupaten (IFK) untuk lebih mengedepankan fungsi dan strukturnya.
Kegiatan yang dilaksanakan UPTD Gudang Farmasi Kabupaten Blora mengarah pada tugas pokok dan fungsinya yang meliputi :
  1. Perencanaan
    • Fungsi perencanaan dilaksanakan satu kali dalam satu tahun dengan menggunakan metode konsumsi, dimana setiap item obat jumlah yang dibutuhkan dihitung dengan menggunakan rumusan : Jumlah Kebutuhan = (12 x pemakaian rata-rata perbulan) - sisa stok akhir tahun + 10%
    • Untuk item obat yang belum pernah digunakan puskesmas, didasarkan atas pengusulan kebutuhan dari kepala puskemas, perencanaan menggunakan metode morbiditas (data penyakit)
    • Dalam kegiatan perencanaan kebutuhan obat, dibentuk Tim Perencanaan Obat Terpadu Kabupaten yang didasarkan SK Bupati yang melibatkan seluruh lintas sektoral dan Puskesmas, rapat perencanaan dilakukan 3-4 kali dalam satu tahun.
  2. Penyimpanan
    • UPTD Gudang Farmasi Kabupaten Blora melaksanakan fungsi penyimpanan obat dan perbekalan kesehatan setelah adanya penyerahan dari bendahara barang. Obat dan perbekalan kesehatan yang diserahkan dapat berasal dari berbagai sumber yaitu dari pengadaan sendiri (lelang), dari Gudang Dinas Provinsi Jawa Tengah, dari pusat (Program Kemenkes RI) berupa obat program (misal : obat TB, Malaria, Cacingan, SPA, dan lain-lain).
    • Saat ini telah tersedia tempat penyimpanan seluas total lebih kurang 750 m2 dengan volume penyimpanan sebesar 2250 m2‚Äč sehingga dapat menyimpan obat sampai senilai lebih kurang 8 M.
  3. Pendistribusian
    • UPTD Gudang Farmasi Kabupaten Blora mendistribusi obat dan perbekalan kesehatan kepada UPTD Puskesmas se-Kabupaten Blora menggunakan form LPLPO (Laporan Pemakaian dan Lembar Permintaan Obat) setiap hari. Puskesmas yang akan menerima obat mengajukan permintaan obat dengan form LPLPO secara terjadwal sesuai kebutuhan di Puskesmas.
    • Dalam satu tahun UPTD Gudang Farmasi melakukan droping obat satu sampai dua kali dalam setahun ke UPTD Puskesmas untuk obat-obat program dan obat lainnya untuk keperluan KLB (Kejadian Luar Biasa) dan bencana.
  4. Evaluasi dan Pelaporan
    • Setiap akhir bulan petugas UPTD Gudang Farmasi akan melaksanakan stok opname akhir bulan. Hasilnya berupa Berita Acara Stok Opname dan Laporan Mutasi Obat Bulanan. UPTD Gudang Farmasi juga mengkoordinasikan pelaporan mutasi bulanan dari seluruh UPTD Puskesmas, melaksanakan rekap bulanan dan hasilnya dilaporkan kepada Bendahara barang di Dinas Kesehatan Kabupaten Blora dan Kepada Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah. (DPPKAD) Kabupaten Blora.
    • Setiap akhir tahun (per 31 Desember) petugas UPTD Gudang Farmasi melaksanakan stok opname akhir tahun. Hasilnya berupa Berita Acara Stok Opname dan Laporan Mutasi Obat Tahunan.
    • UPTD Gudang Farmasi juga mengkoordinasikan pelaporan mutasi tahunan dari seluruh UPTD Puskesmas, melaksanakan rekap satu tahun dan hasilnya dilaporkan kepada Bendahara barang di Dinas Kesehatan Kabupaten Blora dan kepada Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kabupaten Blora sudah dalam bentuk nilai persediaan (rupiah).
    • Dalam sau tahun petugas pengelola UPTD Gudang Farmasi melakukan evaluasi dan perbaikan administrasi obat baik pada petugas pengelola obat seluruh Puskesmas maupun petugas intern Gudang Farmasi satu sampai dua kali setahun.
  • Comments

    There are no comments

Post a comment