A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Creating default object from empty value

Filename: pages/plugin.php

Line Number: 277

Dinas Kesehatan Kabupaten Blora
Berita Terbaru
SOSIALISASI PEMBENTUKAN DESA MODEL DASA IBU BALITA DALAM RANGKA PERCEPATAN PENURUNAN AKB DAN AKABA
Ditulis: Mon 11 July 2016 | Kategori: Berita | Tag:
Sementara itu, Dr Retna Wuwuh Nugraheni selaku Project Leader yang menjadi NaraSumber kegiatan menyampaikan permasalahan diadakannya acara ini adalah masih tingginya angka kematian ibu ada 15 kasus, masih tingginya angka kematian bayi ada 169 kasus, dan angka kematian balita ada 26 kasus di tahun 2015. Lokasi kematian bayi tertinggi di Kecamatan Randublatung dan Kecamatan Tunjungan. Sebagai pilot project akan dibentuk di wilayah Puskesmas Tunjungan di Desa Adirejo dan Desa Tutup Kecamatan Tunjungan.  Untuk wilayah Puskesmas Randublatung di Desa Randublatung dan Desa Pilang.

Tujuan dari pembentukan desa model dasa ibu balita adalah mendekatkan sumber informasi kesehatan kepada masyarakat, meningkatkan partisipasi dan kewaspadaan masyarakat tentang penanganan masalah kesehatan khususnya bayi dan balita sehingga berdampak dalam menurunkan angka kematian bayi dan balita di Kabupaten Blora.
Konsep dari pada desa model dasa ibu balita adalah suatu kelompok ibu yang mempunyai bayi atau balita yang berumur 0-59 bulan yang terdiri dari 10-15 ibu dengan lokasi tinggal yang berdekatan dan diketuai oleh salah satu dari ibu di kelompok tersebut. Masih tingginya angka kematian bayi dan balita di wilayah tersebut, masih kurang kewaspadaan dari masyarakat tentang masalah kesehatan bayi dan balita. Tugas dari ketua dasa ibu balita adalah mengkoordinasi dan memberitahukan kepada ibu balita jadwal penimbangan, pemberian vitamin A, jadwal kelas ibu balita dan kegiatan terkait peningkatan pelayanan kesehatan bayi dan balita, melaporkan kepada kader dasa ibu balita bila di temukan bayi dan balita yang mengalami gangguan kesehatan atau gangguan tumbuh kembang untuk kemudian oleh kader dilaporkan kepada bidan desa dan segera dilaporkan kepada puskesmas terkait penatalaksanaannya. Setiap kelompok dasa ibu balita akan didampingi satu kader dasa ibu balita. Kader dasa ibu balita bertugas membantu bidan dalam peningkatan pelayanan kesehatan bayi dan balita di desa. Bidan desa sebagai koordinator dalam pelaksanaan kegiatan dasa ibu balita.
 
Tri Cahyo Warsoko,SKM dari Bappeda salah satu dari Stakeholder yang hadir pada saat pertemuan mengemukakan bahwa kegiatan ini merupakan gagasan yang sangat cerdas dan belum pernah ada selama ini. Untuk itu, Bappeda akan mendukung kegiatan ini untuk menurunkan kematian bayi dan balita di Kabupaten Blora. Sementara itu Tuti Sri Ely Yuniarti, Ketua Pokja IV PKK Kabupaten Blora menambahkan, kegiatan ini sangat strategis dan mempunyai daya ungkit terhadap penurunan kematian bayi dan balita di Kabupaten Blora, untuk itu Tim Penggerak PKK Kabupaten Blora akan bekerjasama dan mendukung pelaksanaannya di lapangan. Organisasi masyarakat yang hadir pada pertemuan adalah PKK Kabupaten Blora, Muslimat Kabupaten Blora, Aisiyah Kabupaten Blora, IBI Kabupaten Blora, IDI Kabupaten Blora. Peserta pertemuan lain yang hadir pada acara tersebut selain organisasi masyarakat adalah pejabat struktural, SKPD terkait. (DS) 
  • Comments

    There are no comments
Posting comments after three months has been disabled.